Maradona Ngamuk Gara-Gara Messi ke Toilet 20 Kali Sebelum Pertandingan

Lionel Messi jadi target kemurkaan Diego Maradona lantaran kebiasaan yang bintang Barcelona itu lakukan sebelum bermain bareng tim nasional Argentina.

Messi sesungguhnya sudah lama jadi target cemoohan sebab tidak berhasil mengulangi penampilannya di Barcelona saat berjersey Tim nasional Argentina.

Sepanjang itu, Messi tidak lagi main bareng tim nasional Argentina semenjak Argentina tereliminasi di babak quarter final Piala Dunia 2018 lalu.

Maradona mengomentari pedas penampilan Messi bareng Argentina saat bermain di satu kegiatan talkshow Meksiko, ‘The Last Word Mexico’. Target utama kemurkaan Maradona merupakan kualitas pemerintahan Messi pada rumput hijau.

“Sebelum omong bersama juru tak-tik, Messi berlaga Playstation serta lantas pada gelanggang, dia mendesak serta mau jadi kapten, ” tutur Maradona.

“Messi adalah pesepakbola paling baik sejagat bareng Cristiano Ronaldo. Namun percuma membuat lelaki yang angkat kaki menuju toilet dua puluh kali sebelum pertandingan menjadi salah satu kapten, ”

“Jangan memuja Messi lagi, Messi pada Barcelona lain bersama Messi pada Argentina, ” tambahnya.

Maradona lantas melanjutkan jika dia tidak mau memanggil kembali Messi menuju Tim nasional Argentina. “Saya tidak bakal memilih Messi balik lagi, namun aku tak menutup kemungkinan, ” tutur Maradona.

“Anda seharusnya mengangkat beban dari bahu Messi supaya dia dapat jadi seorang kapten yang dia dambakan. Kamu mengungkapkan pada Messi guna beri yang paling baik namun ia lebih memilih berlaga video game, ” pungkasnya.

Perubahan Messi Jadi Pemimpin Komplet Barcelona Luar Dalam

Kampanye musim ini, Lionel Messi menjadi sesosok kapten yang pas untuk Barcelona di dalam serta di luar rumput hijau.

Bisa jadi Messi tidak perlu ban leader pada lengannya buat memiliki suara di dalam ruang ganti Barca.

Namun begitu, kampanye musim ini bintang berumur 31 tahun itu berkembang menjadi seorang kapten di dalam serta luar lapangan.

Keberangkatan Andres Iniesta ke Liga Jepang menjadikan Messi sekarang memakai ban leader Barcelona.

Hal itu merubah tren Messi yang pada umumnya tidak banyak omong di hadapan media serta menjadi pusat atensi.

Didukung dengan wakil kapten, Sergio Busquets, Messi mulai tak sedikit mengatakan di hadapan publik.

Satu dari sekian banyak contohnya kala Piala Juan Gamper pada awal kampanye musim waktu ia mengatakan mengenai incaran Barcelona kampanye musim ini, yakni memenangi Liga Champions.

Kala Barcelona menderita periode negatif yang diakhiri dengan hasil seri 1-1 vs Athletic Bilbao, messi datang di televisi.

Bintang dari Argentina ini mengkritisi sendiri skuat Barcelona serta memberi gairah pada rekan-rekan seklubnya.

Di samping itu, Messi pun masih jadi salah satu kapten di dalam rumput hijau bersama performanya.

Dia menjadi bintang yang tidak dapat dipatahkan Tottenham Hotspur di pertandingan Liga Champions tengah pekan ini.

Serupa kala melawan Athletic Bilbao, Messi balik lagi mengatakan di televisi usai pertandingan melawan Tottenham.

Lain dari kala itu, Messi sekarang memuji teman-temannya.

Messi rasa-rasanya sekarang bertransformasi jadi salah satu kapten komplit untuk Barcelona di dalam serta luar lapangan.